Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Mendekati $4.000: Shutdown & Guncangan Teknologi
Wednesday, 8 October 2025 07:13 WIB | GOLD |GOLD

Emas kembali mendekati level psikologis $4.000/oz pada hari Rabu (8 Oktober), memperpanjang reli safe haven. Harga spot sempat menyentuh rekor intraday di sekitar $3,99.000, sementara kontrak New York Desember yang paling aktif-yang paling aktif-kembali di atas $4.000. Tekanan pada saham teknologi menyusul berita margin cloud Oracle yang lebih rendah dari perkiraan berkontribusi pada rotasi ke emas di tengah penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan.

Penutupan pemerintah menunda rilis data penting, yang semakin memperkeruh rencana pemangkasan suku bunga The Fed; pelaku pasar mengandalkan komentar resmi dan melakukan lindung nilai di pasar obligasi. Di sisi arus masuk, ETF emas global mencatat arus keluar bulanan terbesarnya di bulan September dan kuartal terkuat yang pernah tercatat, menambah dorongan pada reli. Goldman Sachs juga menaikkan harga emas Desember 2026 dari $4.300 menjadi $4.900/oz, dengan alasan arus ETF Barat dan pembelian bank sentral.

Namun, jalan menuju harga bersih $4.000 bukannya tanpa hambatan. Penguatan dolar yang dibarengi dengan gejolak politik di Prancis dan Jepang seringkali melemahkan harga emas, karena arus kembali ke USD dan kenaikan imbal hasil menciptakan hambatan jangka pendek bagi emas batangan. Namun, kombinasi ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut, pengawasan politik, dan pembelian bank sentral mempertahankan bias bullish jangka menengah.

Terakhir, harga emas spot tetap mendekati rekor tertinggi; harga berjangka diperdagangkan positif setelah menembus $4.000 untuk pertama kalinya. Di pasar logam mulia lainnya, perak menunjukkan tren sedikit menguat setelah koreksi hari sebelumnya, sementara platinum relatif stabil dan paladium menguat. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS